SEJARAH
Keberadaan Program Studi Sejarah diawali dengan berdirinya Jurusan Sejarah
yang sudah dilaksanakan sejak tahun 1958 di Fakultas Sastra yang sekarang
menjadi Fakultas Ilmu Budaya. Perjalanan Fakultas Ilmu Budaya yang ada saat ini
diawali dari pemikiran sekelompok tokoh pendiri yaitu Iwa Kusuma Sumantri,
Soebardi, dan Harsoyo yang hasilnya pada 1 Oktober 1958 terbit SK Yayasan
Pembina Universitas Padjadjaran mengenai pembukaaan Fakultas Sastra. Kurang
lebih dua tahun kemudian, untuk lebih memperluas peran yang bisa dimainkan
Fakultas Sastra di bidang pendidikan, status Fakultas Sastra memperoleh
legalitas yang lebih kuat dengan keluarnya Surat Keputusan Menteri PPK No.
66971/UU/60 tertanggal 12 Agustus 1960. Berdasarkan SK Menteri PPK tersebut,
secara otomatis sejak tahun 1960 Fakultas Sastra secara resmi menjadi salah
satu fakultas di lingkungan Universitas Negeri Padjadjaran atau tepatnya
menjadi fakultas ke delapan di lingkungan Universitas Padjadjaran dengan empat
jurusan yang dimiliki, yaitu: Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah,
Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris, Jurusan Sejarah, serta Jurusan Bahasa dan
Sastra Perancis.